Yang pasti, sejak awal kobaran api terus membesar dan merembet dari satu rumah ke rumah lainnya. Sehingga semakin sulit dijinakkan.
Informasi di lapangan menyebutkan api diduga berasal dari sebuah bengkel milik warga. Namun ada pula yang menyebut api dari sebuah warung makan di Jalan Merdeka Raya.
Namun dari pantauan wartawan Kalteng Pos di lokasi kebakaran, sejumlah mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Barsel, dibantu PDAM Buntok serta mobil Balakar maupun mobil pemadam kebakaran swakarsa dan dari Tamiang Layang berusaha semaksimal mungkin memadamkan kobaran api.
Mulanya api yang sangat sulit dipadamkan itu menjilat sejumlah warga di Jalan Merdeka Raya. Namun, karena kencangnya hembusan angin, membuat kobaran api semakin lama semakin membesar hingga akhirnya menyebar ke rumah warga Jalan Pahlawan. Betapa tidak, melihat kobaran api semakin besar dan tidak dapat dijinakkan, warga di Jalan Pahwlawan pun berusaha untuk mengeluarkan barang-barang di dalam rumah, lalu memindahkannya sejumlah warga sekitar maupun menaruhnya di trotoar jalan. Sedangkan sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Jalan Merdeka Raya yan rumahnya sudah rata dengan tanah akibar jilatan si jago merah, terlihat banyak yang jatuh pingsan serta shock berat.
Sementara puluhan anggota polisi dari Polres Barsel terlihat sibuk mengatur arus lalulintas. Karena warga mulai berbondong-bondong untuk melihat secara langsung kebakaran untuk menjadikannya tontonan sesaat.
Bahkan Kapolres Barsel AKBP Drs Juhana Zulfan MM, terlihat turun langsung ke lokasi untuk melihat dari dekat kebakaran hebat itu. Beruntung, berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran yang dibantu puluhan hingga ratusan warga setempat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB.
Itupun, jika datang angin kencang, api yang tadinya sudah padam, sewaktu-waktu bisa hidup kembali. Sejauh ini pihak kepolisian masih belum bisa memberikan keterangan lebih jelas, terkait kebakaran hebat itu, karena masih dalam penyelidikan petugas di lapangan. Hanya saja, sejumlah saksi-saksi maupun barang bukti (barbuk) sudah diminta keterangan dan diamankan di kantor polisi. “Yang pasti terjadinya kebakaran ini masih dalam penyelidikan,” kata Kapolres Barsel AKBP Drs Juhana Zulfan MM kepada Kalteng Pos, kemarin.(ner/yon)
(Sumber : Koran Kaltengpos edisi Rabu, 18 Desember 2010)
Terwujudnya Masyarakat Barito Selatan Dahani Dahanai Tuntung Tulus,....
Berdasarkan Perda Kabupaten Barito Selatan No.4 Th.2008 tentang Retribusi Kebersihan....
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan telah mencanangkan Program Bedah Desa dari Tahun 2008-2011 


