Ruas jalan Palangkaraya-Buntok ternyata tidak hanya menguntungkan warga Kalteng, juga bisa menjadi alternatif bagi warga Tanjung, Kabupaten Tabalong dan sekitarnya. Mereka bisa lebih mudah jika hendak ke Jakarta karena bisa melewati Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.
Ruas jalan Palangkaraya-Buntok menghubungkan Palangkaraya dengan empat kabupaten di kawasan Barito yaitu Kabupaten Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur dan Murungraya. Namun sejumlah daerah di Kalsel seperti Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Utara juga bisa lebih cepat jika ingin menuju Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dibanding harus ke Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.
Hal itulah yang mendasari Gubernur Agustin Teras Narang yang mengusulkan kepada pemerintah pusat agar ruas jalan PalangkarayaBuntok yang saat ini statusnya sebagai jalan provinsi dialihkan menjadi jalan nasional. Alasannya karena jalan itu digunakan bermanfaat untuk Provinsi Kalteng dan Kalsel.
"Saya sudah tujuh kali mengirim surat ke pusat. Mudah-mudahan usulan kita itu dikabulkan. Warga Amuntai hanya sekitar empat jam sudah sampai ke bandara di Palangkaraya, sedangkan kalau ke Bandara Syamsudin Noor membutuhkan waktu sekitar tujuh jam," kata Teras.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng, Ben Brahim S Bahat mengatakan usulan itu masih diproses oleh pemerintah pusat. Namun dia mengatakan sudah ada perkembangan dan diharapkan segera disetujui.
"Proses jalan provinsi Palangkaraya-Buntok untuk jadi jalan nasional sudah sampai surat dari Menteri Pekerjaan Umum ke Menteri Perhubungan untuk meminta saran dan pertimbangan fungsi sistem jaringan. Kita berdoa saja mudahan prosesnya cepat," kata Ben.
Seperti diketahui, ruas jalan Palangkaraya-Buntok sepanjang 197 kilometer dihubungkan empat jembatan dengan panjang berbedabeda. Dua buah jembatan sudah operasional sedangkan dua jembatan lainnya yang cukup panjang yaitu Jembatan Timpah dan Jembatan Kalahien diperkirakan akan rampung 2010 nanti.
(Sumber Koran Banjarmasin Post, 1 Januari 2010)






TERWUJUDNYA KONDISI YANG MANTAP DALAM TATANAN MASYARAKAT BARITO SELATAN MENUJU DAHANI DAHANAI TUNTUNG TULUS 


